Pada Suatu Hari Nanti

Di hari yang (seharusnya) membahagiakanmu ini, kuhadiahkan kau cincin bermata merah jambu sesuai warna kesukaanmu. Ukurannya sengaja kupilih lebih besar dari ukuran jari manismu, agar suatu hari kelak, tersisa jari untuk cincin lainnya yang akan kulingkarkan sendiri di hari istimewa kita nanti.

Aku selalu membayangkan, di hari itu, di hari aku akan melamarmu — dengan gaya paling romantis yang pernah Pangeran William-angkatan berapa-itu-lakukan — bersimpuh di hadapanmu; menggenggam tanganmu, diiringi lagu latar yang telah kupersiapkan sebelumnya, aku akan memintamu menjadi pendamping hidupku, menjadi pagi yang lebih dulu kucari, menjadi ibu dari anak-anakku, menjadi tua bersama-sama denganku.

Saat menunggu hari itu tiba, aku akan terus berdo’a kepada Tuhan, agar selama perjalanan menuju ke sana, kebahagiaan selalu mengiringi jejak langkah kaki-kaki kita. Meski tak mudah, akan ada banyak batu-batu kegelisahan yang siap menyandung di lika-likunya, akan ada banyak hujan air mata di saat mendung kesedihan tiba.

Tapi, aku percaya bahwa cinta itu baik, sebagaimana dengan mengenalmu adalah suatu kebaikan itu sendiri. Bagi diriku sendiri. Bagi masa depan kita nanti.

Happy birthday, Ria Novitasari!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: